Create your own Animation/a>>Create your own AnimationPhotobucketToko Buku Online
bisnis gratisan
Peluang Anda Menuju Sukses
MENERIMA PENDAFTARAN LOKET PEMBAYARAN RESMI LISTRIK, TELKOM, PULSA, DLL (PPOB). Silahkan SMS NO. HP, NAMA DAN ALAMAT ANDA Sekarang!!! Buku Best Seler: 8 Etos Kerja Profesional (Jansen),Kepemimpinan Kepala Sekolah(Wahyudi),Menjadi Kepala Sekolah yang Profesional(Mulyasa),Menjadi Guru Profesional(Mulyasa), Kemampuan Profesional Guru & Tenaga Kependidikan(Sagala), Profesionalisasi & Etika Profesi Guru(Danim), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif(Trianto), Model-Model Pembelajaran Mutakhir(Isjoni), Analisa Data Penelitian Menggunakan SPSS(Sarwono). Ingin pesan minimal 3 buku dgn judul yang berbeda

Senin, 14 Februari 2011

Memahami Penelitian Kualitatif


Memahami Penelitian Kualitatif. Itulah topik  materi yang disajikan oleh Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd. dalam kesempatan workshop yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP-Universitas Kuningan, Minggu, 13 Pebruari 2011, bertempat di Aula FKIP-UNIKU. Pada kesempatan ini, Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd. menjelaskan  berbagai hal yang berkaitan dengan penelitian kualitatif, diantaranya tentang: rasional, karakteristik, strategi, desain dan  analisis data penelitian kualitatif.
Berikut ini resume materi yang disampaikan penyaji:
1. Rasional Penggunaan  Penelitian Kualitatif
Terdapat beberapa rasional penggunaan penelitian kualitatif:
  • Dilatarbelakangi oleh filosofi konstruktivisme, untuk membangun konstruksi sosial dan historis;
  • Kebutuhan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang bersal dari   masalah sosial;
  • Menggunakan pendekatan deduktif yang berfokus terhadap makna individual dan menerjemahkan kompleksitasi suatu persoalan;.
  • Fokus pada satu konsep atau fenomenon;
  • Membawa nilai-nilai pribadi ke dalam penelitian, dan;
  • Menciptakan teori.
2. Karakteristik Penelitian Kualitatif
Penelitian kualititatif memiliki karakterisitik sebagai berikut:
  • Berlangsung dalam lingkungan alamiah (natural setting), dan melakukan interaksi face to face selama penelitian
  • Peneliti merupakan instrumen kunci, melalui wawancara, observasi dan  studi dokumentasi.
  • Menggunakan beragam sumber data, yang kemudian di-review, diberi makna, dan diolah ke dalam kategori-kategori atau tema-tema.
  • Maneggunakan analisis induktif
  • Berorientasi pada makna yang diberikan oleh subyek.
  • Rancangan penelitian terus berkembang dinamis.
  • Menggunakan perspektif teoritis  yang diawali oleh identifikasi masalah yang diteliti.
  • Bersifat penafsiran
  • Menggunakan pandangan holistik untuk membuat gambaran kompleks dari masalah yang diteliti.
3. Strategi Penelitian Kualitatif
Strategi yang dapat dikembangkan dalam  penelitian kualitatif, diantaranya:
  • Etnografi: menyelidiki kelompok kebudayaan di lingkungan yang alamiah dalam periode waktu yang cukup lama. Proses penelitiannya fleksibel dan berkembang sesuai kondisi dalam merspons kenyataan yang ada di lapangan .(Berusaha memehami)
  • Grounded Theory: bertujuan memproduksi teori umum dan abstrak dari suatu proses, aksi atau interaksi yang berasal dari pandangan partisipan. Proses   penelitiannya dengan melakukan perbandingan yang konstan antara data dan kategori yang muncul, serta mengambil contoh secara teoritis (theoritical sampling) atas kelompok-kelompok yang berbeda untuk memaksimalkan kesamaan atau perbedaan informasi (Menemukan).
  • Studi Kasus: menyelidiki secara cermat suatu program, peristiwa, aktivitas, proses, atau sekelompok individu. Kasus-kasus dibatasi oleh waktu dan aktivitas, dan peneliti mengumpulkan informasi secara lengkap. (mengeksplorasi suatu proses)
  • Fenomenologi: mengidentifikasi hakikat pengalaman manusia tentang fenomena tertentu. Peneliti mengkaji sejumlah subyek dengan terlibat langsung dalam waktu relatif lama untuk mengembangkan pola dan relasi makna, dengan mengesampingkan pengalaman pribadinya. (Mendeskripsikan pengalaman-pengalaman)
  • Naratif: menyelidiki kehidupan individu dan meminta pihak lain menceritakan kehidupan subyek penelitian. Informasi tersebut kemudian diceritakan kembali oleh peneliti dalam kronologis naratif; kemudian kehidupan subyek dianalisis berdasarkan pandangan peneliti tentang kehidupan dirinya. (Menyajikan cerita)
4. Desain Penelitian Kulitatif
Desain penelitian kualitatif  mencakup:
  • Merumuskan masalah
  • Menetapkan variabel penelitian sebagai fokus penelitian
  • Mernuskan dimensi (ruang lingkup dan kedalaman) penelitian.
  • Menetapkan sumber data: Subyek penelitian langsung (snowball sampling), data dilengkapi melalui teknik triangulasi (member check)
5. Rumusan Masalah
  • Rumusan maslah utama: merupakan pertanyaan umum tentang konsep atau fenomena yang diteliti.
  • Berdasarkan masalah utama kemudian dikembangkan beberapa rumusan masalah yang lebih spesifik (pertanyaan penelitian).
  • Masalah dirumuskan secara terbuka dengan menggunakan kata tanya ”bagaimana” atau ”apa”.
  • Rumusan masalah bisa terus berkembang selama penelitian berlangsung, namun harus tetap konsisten dengan asumsi dasar yang ditetapkan dalam rancangan penelitian.
6. Data Kualitatif
  • Dituangkan dalam rangkaian kata-kata;
  • Menggunakan skala normatif;
  • Diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan jika diperlukan menggunakan angket.*)
  • Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri.
*) Jika menggunakan angket yang lebih  diutamakan adalah deskripsi penafsirannya.
7. Validitas dan Reliabilitas Kualtitatif
  • Validitas kualitatif merupakan upaya pemeriksaan terhadap akurasi hasil penelitian dengan menerapkan prosedur tertentu (trustwothiness, authencity, credibility)..
  • Reliabilitas kualitatif mengindikasikan bahwa pendekatan yang digunakan peneliti konsisten jika direapkan oleh peneliti lain dan untuk proyek yang berbeda. (mendokumentasikan prosedur penelitian, daftar pertanyaan, dan data base hasil penelitian).
8. Prosedur Validitas
Prosedur validitas mencakup:
  • Melakukan triangulasi
  • Menerapkan member checking
  • Membuat deskripsi yang kaya dan padat tentang hasil penelitian
  • Mangklarifikasi bias yang mungkin dibawa peneliti ke dalam penelitian melalui refleksi
  • Menyajikan informasi yang ”berbeda” atau ”negatif” untuk memberikan perlawanan pada tema tertentu.
  • Memanfaatkan waktu yang relatif lama di lokasi
  • Melakukan tanya jawab atau diskusi dengan rekan peneliti.
  • Mengajak auditor eksternal untuk me-review keseluruhan proyek penelitian.
9. Prosedur Reliabilitas Kualtitatif
  • Mengecek hasil transkripsi untuk memastikan tidak ada kesalahan
  • Lakukan coding dengan cermat. Bandingkan data dengan kode, buatlah catatan tentang kode dan definisinya.
  • Diskusikan kode bersama-sama tim peneliti dalam pertemuan rutin atau ketika sharing anilisis (jika penelitian dilakukan secara kelompok)
  • Lakukan cross check dan bandingkan kode yang dibuat peneliti lain dengan kode-kode yang telah dibuat peneliti.
10. Prosedur Pengolahan dan Analisis Data
  • Menggunakan nalar yang berbasis logika ilmiah dan grand theory yang kokoh
  • Display Data (diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan)
  • Reduksi Data (sesuai kebutuhan berdasarkan ruang lingkup dari tiap dimensi penelitian)
  • Analisis data (dibandingkan dengan hasil triangulasi, rujukan teoritis ataupun yuridis.
Secara visual, tahapan analisis kualitatif  seperti tampak dalam gambar berikut ini.
Penelitian Kualitatif
Gambar modifikasi dari penyajian oleh Prof. Dr. Tjutju Yuniarsih, M.Pd.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar